Sejarah Singkat Taman Kanak-Kanak di Dunia dan Indonesia

TKITHK - Sejarah Singkat Taman Kanak-Kanak di Dunia dan Indonesia

Sejarah Singkat Taman Kanak-Kanak di Dunia dan Indonesia

Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan jenjang pendidikan anak usia dini yang berperan penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Sejarah TK di dunia dan Indonesia memiliki perjalanan panjang dan menarik untuk disimak.

Awal Mula TK di Dunia

Konsep pendidikan usia dini telah ada sejak lama, namun TK dalam bentuk modern pertama kali didirikan oleh Friedrich Wilhelm August Froebel di Blankenburg, Jerman pada tahun 1837. Froebel, yang dijuluki sebagai "Bapak Pendidikan Anak Usia Dini", meyakini bahwa bermain dan eksplorasi merupakan kunci dalam pembelajaran anak. Ia mendirikan sekolah yang disebut Kindergarten, yang berarti "taman anak-anak", di mana anak-anak dapat belajar melalui bermain, bernyanyi, dan bercerita.

Ide Froebel menyebar ke seluruh dunia dan menginspirasi pendirian TK di berbagai negara. Di Amerika Serikat, TK pertama didirikan oleh Margarethe Schurz di Watertown, Wisconsin pada tahun 1856. TK ini menggunakan metode Froebel dan menekankan pada pengembangan keterampilan sosial dan emosional anak.

Perkembangan TK di Indonesia

TK di Indonesia pertama kali didirikan oleh Raden Ayu Mangkunegaran IV di Surakarta pada tahun 1913. TK ini bernama Frobelschool dan menggunakan metode Froebel. Pada tahun 1922, Persatuan Wanita Muhammadiyah (PW Muhammadiyah) mendirikan TK Bustanul Athfal di Yogyakarta. TK ini merupakan TK Islam pertama di Indonesia dan menggunakan kurikulum yang memadukan pendidikan agama dan umum.

Perkembangan TK di Indonesia semakin pesat setelah kemerdekaan. Pada tahun 1951, Departemen Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan (PPPK) mengeluarkan Keputusan Menteri No. 22/1951 tentang Pendirian Taman Kanak-kanak. Keputusan ini memberikan landasan hukum bagi pendirian dan penyelenggaraan TK di Indonesia.

Sejak saat itu, jumlah TK di Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2023, terdapat lebih dari 200.000 TK di Indonesia yang menampung sekitar 15 juta anak. TK di Indonesia memiliki peran penting dalam menyiapkan anak-anak untuk memasuki pendidikan dasar.

Peran Penting TK

TK memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini, antara lain:

  • Mengembangkan keterampilan kognitif, seperti bahasa, matematika, dan sains.
  • Memperkuat keterampilan sosial dan emosional, seperti kerjasama, komunikasi, dan pengendalian diri.
  • Memupuk kreativitas dan imajinasi.
  • Menanamkan nilai-nilai moral dan karakter.
  • Mempersiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar.

Kesimpulan

Sejarah TK di dunia dan Indonesia menunjukkan bahwa pendidikan usia dini telah lama mendapatkan perhatian dan diakui sebagai bagian penting dalam pengembangan anak. TK memiliki peran penting dalam menyiapkan anak-anak untuk memasuki pendidikan dasar dan menjadi individu yang sukses di masa depan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama